Surat Cinta Untuk Santri-santri KH Ma’ruf Amin



Wahai santri-santri yang dimuliakan oleh Allah ta’ala. Lihatlah, dengarlah dan bacalah apa yang diucapkan Ahok kepada Guru kita, KH Ma’ruf Amin.

Meski, terdengar kabar ahok mengklarifikasi, atau mungkin minta maaf. Namun, ahok tetap pernah mengatakan kata-kata yang tidak pantas disampaikan kepada KH Ma’ruf Amin.

Meski, tim pengacara Ahok menyampaikan bahwa akan memproses kesaksian palsu terhadap saksi-saksi yang diganggap berbohong maksudnya tidak hanya untuk KH Ma’ruf Amin saja. Namun, kami bisa mendengar dan membaca apa yang diucapkan Ahok kepada KH Ma’ruf Amin. Bagi kami itu tidaklah pantas. Bagi kami, itu melukai hati para santri-santri. 

Meski, mungkin Guru kami KH Ma’ruf Amin dan kami pun memberikan maaf. Itu karena agama kami mengajarkan itu. Namun, dari hari kami yang paling dalam, tetaplah kami menangis ketika Guru kami mendapatkan kata-kata yang tidak pantas.

Meski, kami merasa berat ketika Guru kami yang sudah berusia lanjut bersaksi hingga 7 jam. Kami tetap memaklumi itu karena aturan hukumnya seperti itu. Namun, sekali lagi kami menangis ketika mendengar dan membaca apa yang disampaikan Ahok kepada KH Ma’ruf Amin.

Wahai santri-santri di manapun engkau berada, dengar dan bacalah ini…. Berdoalah agar Allah ta’ala mengampuni kita semua, yang tidak peduli dengan perlakuan yang tidak ber-adab kepada KH Ma’ruf Amin, Guru kita semua….

Ini adalah potongan kalimat-kalimat yang tidak pantas diucapkan keapda KH Ma’ruf Amin oleh Ahok dalam Sidang ke-8 terkait kasus Penistaan atau Penodaan Agama oleh Ahok pada Selasa, 31 Januari 2017 di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Link Video: https://youtu.be/U03hiNjiqwU


AHOK: “Saya menyatakan pada saudara saksi saya sebagai warga negara Indonesia berhak menjadi apa saja di negeri ini dijamin oleh konstitusi dan ideologi Pancasila.

Dan ini bukan negara berdasarkan syariah agama tertentu. Saya keberatan untuk saudara saksi.

Dan saya juga keberatan saudara saksi menunjuk Rizieq Shihab menjadi saksi ahli.

Jelas-jelas saudara Rizieq Shihab telah memasang gubernur tandingan dan demo habis-habisan ketika saya mau dipastikan menjadi gubernur pengganti Joko Widodo.

Saya juga keberatan tapi itu hak saudara saksi setelah dibuktikan akhirnya meralat tanggal 7 Oktober ketemu pasangan calon nomor 1 (satu). Jelas-jelas itu untuk mau menutupi, seperti saudara saksi menutupi riwayat hidup pernah menjadi Watimpres Pa Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan saudara saksi saya berterima-kasih, ngotot depan Hakim bahwa saudara saksi tidak berbohong, akhirnya meralat ini, banyak pernyataan tidak berbohong. Kami akan proses secara hukum saudara saksi.

Untuk bisa membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap, termasuk tadi dianggap quorum.

Saya keberatan, tidak bisa quorum dalam organisasi harus orangnya cukup.

Kita semua ngerti apa paripurna, apa arti quorum, tidak bisa diwakilkan.

Selain ada anggaran dasar ada semua petunjuk. Dan saya kenapa agak keberatan karena hampir semua saksi pelapor saya selalu mengatakan jumlah orangnya tidak quorum, dianggap quorum, mewakili.

Semua kumpul WA Grup rapatnya sama. Ini namanya mempermainkan hak orang.

Kalo dalam agama menzholimi hak saya. Dan percayalah sebagai penutup. Yang kalo anda menzholimi saya, yang anda lawan adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Esa. Dan saya akan buktikan satu-persatu dipermalukan nanti, terima kasih.



Wahai santri di manapun engkau berada. Rapatkan barisan, galang persatuan, lawan mereka-mereka yang telah menghinakan agama, ulama, kiayi dan guru-guru kita. Allahu Akbar !!!

al-Faqir Abu Sulthan,
Bumi Allah

Twitter: @lutfisarif

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama