Oleh: Ustadz Irfan Abu Naveed
Apapun istilah profesinya: komika, komedian, tukang lawak, ini dan itu, apapun profesinya, kalau bersenda gurau, dengan gurauan yang mengandung unsur kebatilan: sama saja -sebagaimana dijelaskan para ulama- apakah mengandung unsur syubhat (penyesatan akidah dan pemikiran), ataupun syahwat (pornografi/pornoaksi), keduanya jelas bermasalah dan mengundang kemurkaan Rabb al-'Izzah.
Salah satu bentuk kebatilan (syubhat) tersebut, jika candaan dan gurauannya mengandung konten penghinaan terhadap ajaran Islam dan para ulama, ini termasuk gurauan yang serius konsekuensinya di dunia dan akhirat.
Siapapun yang melakukannya, patut dikasihani dan diperingatkan, karena di dunia mereka tertawa terbahak-bahak, di akhirat siap-siap mendulang siksa jika tak mau bertaubat, wal 'iyadzu billah.
Dalam Islam, perbuatan seperti ini termasuk tindak kriminalitas, tindak kejahatan berat, pelakunya ya kriminil yang sama sekali tak layang diundang dalam acara tv, kecuali "diundang" untuk jadi pesakitan di balik jeruji besi, untuk selanjutnya diberi sanksi hukum Islam agar jera dan mau berpikir sebelum tertawa.
Ya ikhwah, perkara ini bukan main-main dan bukan bahan permainan, bukan senda gurau dan bukan bahan candaan, itu sama tak lucu sama sekali, dan tak ada celah untuk itu, Allah al-Musta'an.
Peringatan ini cukup mengena:
«مَنِ التَمَسَ رِضَاءَ اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ كَفَاهُ اللَّهُ مُؤْنَةَ النَّاسِ، وَمَنِ التَمَسَ رِضَاءَ النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ وَكَلَهُ اللَّهُ إِلَى النَّاسِ، وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ»
"Siapa saja yang mencari keridhaan manusia dengan (mendatangkan) kemurkaan Allah, maka Allah menyerahkannya kepada manusia dan siapa saja yang membuat manusia marah semata-mata mencari keridhaan Allah maka Allah mencukupkannya dari bantuan manusia." (HR. Al-Tirmidzi dalam Sunan-nya, dan Abu Nu’aim dalam al-Hilyah, Ahmad dalam Al-Zuhd dari Aisyah r.a. Lafal al-Tirmidzi)
Kata "man" dalam ungkapan di atas menunjukkan bahwa cakupan peringatannya bersifat umum, siapapun anda, apapun profesi anda, jika perbuatan seseorang membuat orang lain -yang juga sakit qalbunya- senang karena mencandai agama dan ulama, maka tak disangsikan lagi ancaman di dalamnya sangat mengena, segera bertaubat!
وفقنا الله وإياكم فيما يرضاه ربنا ويحبه
Tags
Hikmah
